Simpul yang Menghubungkan Banyak Langkah: Cerita di Balik Logo KONEKSI

  • Bagikan

actadiurna.id – Sebelum sebuah kabinet mulai bekerja, sebuah logo lebih dulu memperkenalkan arah yang ingin dibawanya. Bagi Kabinet KONEKSI Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), identitas visual bukan sekadar pelengkap, melainkan cerminan cara mereka memandang kebersamaan, kolaborasi, dan harapan akan perubahan.

Keyakinan itu telah hadir sejak nama KONEKSI dipilih. Bukan sekadar penanda sebuah kabinet, nama tersebut lahir dari gagasan bahwa perubahan tidak dibangun oleh langkah yang berjalan sendiri. Perubahan tumbuh ketika mahasiswa saling terhubung, berbagi ruang untuk bertukar pikiran, lalu bergerak menuju tujuan yang sama. Semangat itulah yang kemudian diterjemahkan ke dalam setiap unsur logo.

Di pusat logo, sebelas titik menjadi simbol sebelas fakultas di Unsrat dengan karakter dan disiplin ilmunya masing-masing. Meski berbeda, seluruhnya ditempatkan dalam satu susunan yang utuh sebagai pengingat bahwa keberagaman bukan alasan untuk berjalan sendiri, melainkan kekuatan yang menyatukan.

Namun, kebersamaan tidak berhenti pada keberadaan titik-titik tersebut. Sebuah simpul hadir untuk menghubungkan semuanya sebagai lambang kolaborasi dan solidaritas. Di dalamnya, persilangan merepresentasikan pertemuan beragam gagasan, potensi, dan pengalaman yang saling melengkapi dalam mewujudkan visi dan misi bersama. Tidak ada satu unsur yang berdiri lebih penting daripada yang lain, sebab setiap perbedaan memperoleh maknanya ketika saling terhubung.

Keseluruhan unsur itu kemudian dirangkul oleh bentuk infinity. Simbol ini melambangkan koneksi yang terus mengalir lintas generasi, sekaligus menjadi harapan agar semangat yang dibangun hari ini tidak berhenti pada satu periode kepengurusan, melainkan terus hidup dan diteruskan oleh mereka yang akan datang.

Pada setiap titik yang bertemu, setiap simpul yang mengikat, dan setiap garis yang terhubung, tersimpan cerita tentang cara Kabinet KONEKSI memaknai kebersamaan. Sebuah keyakinan bahwa perubahan tidak lahir dari satu langkah, melainkan dari banyak langkah yang saling menguatkan. Sebab, bagi mereka, kita kuat jika kita saling terhubung.

Oleh: Acta Diurna

  • Bagikan