LAM FH Bahas Manajemen Aksi, Jonathan : Mahasiswa sebagai Penyambung Lidah Rakyat

  • Bagikan

actadiurna.id – Lembaga Advokasi Mahasiswa (LAM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menggelar pelatihan soft skill training secara virtual melalui Google Meet, Kamis (28/04/2022).

Mengangkat tema terkait “Manajemen Aksi”, Jonathan Ramisan yang merupakan anggota LAM FH Unsrat 2020, dihadirkan sebagai pemateri.

Dalam kesempatan ini, ia membahas definisi aksi, esensi dari aksi, untuk apa aksi itu digunakan, seberapa pentingnya peran mahasiswa dalam aksi hingga langkah-langkah mulainya sampai berakhirnya sebuah aksi.

“Manajemen aksi merupakan sebuah sistem pengaturan demonstrasi (aksi massa) yang dilakukan oleh beberapa orang untuk menggalang opini publik terhadap suatu masalah yang muncul dan berkembang sehingga diharapkan lahir sebuah perubahan sosial” ujar Jonathan.

Ia menyebutkan bahwa aksi itu sebagai bentuk perlawanan untuk para pemangku kebijakan agar mereka sadar akan kekeliruan suatu kebijakan yang mereka keluarkan.

Jonathan menyebutkan “peran mahasiswa dalam aksi itu penting karena mahasiswa merupakan sebagai penyambung lidah rakyat yang sudah sewajarnya turun kejalan melakukan aksi, menuntut suatu kebijakan yang merugikan bagi masyarakat lewat aksi” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa konsolidasi, setingan aksi, turun ke jalan atau evakuasi hingga evaluasi keseluruhan, ini yang menjadi langkah-langkah mulainya sampai berakhirnya suatu aksi.

Sebagai penutup, sebuah quotes diangkatnya “Jika hari ini adalah hari terakhir kita untuk mengabdikan diri pada Keluarga, Bangsa dan Negara serta Agama maka bersungguh-sungguhlah. Berikan yang terbaik demi tercerahkannya peradaban yang suram” tandas Jonathan.

Diketahui kegiatan ini berlangsung pukul 17.00-19.00 WITA dengan dihadiri 26 partisipan.

Reporter : Fridayanti Manurung

Editor : Anatasya Patricia

  • Bagikan