Dari Iman ke Aksi Nyata: Maper GMKI Manado Dorong Kader Turun Melayani

  • Bagikan
Maper GMKI Manado 2026 (Foto Istimewa)

actadiurna.id – Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Manado sukses menggelar Masa Perkenalan (Maper) 2026 di GMIM Bethesda Ranotana pada Jumat hingga Sabtu (23-24/10/2026).

Mengusung tema Rooted in Christ, Growing in the Movement, Making an Impact Through Service, Ketua Panitia, Semmy Sembor, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk memberikan pemahaman kepada kader baru mengenai penghayatan iman, pengembangan intelektualitas, dan pengabdian di gereja, perguruan tinggi, serta masyarakat.

“Landasan utama kita mengambil tema ini karena fokusnya kita itu memberi pemahaman pada kader-kader baru, di mana mereka bukan hanya mendapat penghayatan iman dan penggemblengan intelektualitas, tetapi juga bagaimana kader-kader ini dapat turun dalam pengabdian nyata di gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat,” ujar Semmy.

Ia menjelaskan Maper ini bertujuan agar para calon kader lebih memahami masyarakat, oikumene, dan nasionalisme, serta mampu bersimpati dan mengenal isu-isu dalam negeri maupun luar negeri.

​“Harapan dan tujuan digelarnya kegiatan Masa Perkenalan ini yaitu agar kader-kader mendapat pemahaman lebih tentang masyarakat, oikumene, dan juga nasionalisme. Tujuannya agar semua kader dapat lebih mengenal isu-isu di Indonesia maupun di luar Indonesia, dan juga dapat bersimpati dengan seluruh masyarakat,” ucap Semmy.

Salah satu peserta, Manuel Nababan, menyampaikan kesannya setelah mengikuti Maper GMKI Manado selama dua hari.

​“Di hari pertama dan hari kedua banyak sekali hal-hal mengagumkan yang datang dari pemateri-pemateri. Ada banyak hal yang bisa kita dapat dari situ, mulai dari bagaimana cara kita berorganisasi, bagaimana GMKI sebagai struktur organisasi, dan bagaimana mahasiswa juga kritis terhadap pemikirannya,” tutur Manuel.

Diketahui, Maper kali ini diikuti 299 peserta. Selanjutnya, para kader akan mengikuti Pengkaderan Tingkat I di masing-masing komisariat.

Reporter: Dion Sinombor

Redaktur: Maria Sugiarto

  • Bagikan