Angkat Isu Mikroplastik, Tim Kirana Unsrat jadi Finalis Parade Jurnalistik Epicentrum Unpad

  • Bagikan
Pengumuman finalis pada akun instagram @epicentrumunpad

actadiurna.id – Tim Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Kirana yang beranggotakan Kimberly Pinky Syalomita, Debora Natalie Ngadiman dan Anatasya Patricia Kilis, lolos menjadi finalis pada tahap kompetisi Parade Jurnalistik (ParJur) yang merupakan persembahan program studi Jurnalistik, di bawah naungan Epicentrum Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran (Unpad). Pengumuman tersebut dikabarkan melalui akun Instagram @epicentrumunpad pada, Minggu (08/05/2022).

ParJur merupakan kompetisi tahunan jurnalistik yang diperuntukkan bagi mahasiswa S1/Diploma/Sederajat. Dalam penyelenggaraan epicentrum Unpad setiap tahunnya ParJur berfokus pada isu aktual dan tema yang diangkat tahun ini yakni “Tantangan Perubahan Iklim : Meningkatkan Kesadaran Pemuda Terhadap Perubahan Iklim Melalui Jurnalisme Sains”.

Kepada pewarta Acta Diurna, Debora Ngadiman, salah satu anggota Tim Kirana mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaian mereka.”Perasaan kami, pastinya sangat senang karna inilah yang kami nantikan di saat bisa menyelesaiakan tugas di tahap awal pada bulan April kemarin,” ungkapnya.

Sementara itu, Anatasya Patricia Kilis selaku ketua tim mengungkapkan bahwa ia beserta rekan-rekan tim mengangkat isu terkait mikroplastik yang dituangkan dalam jurnalisme sains.

“Sesuai dengan tema, kami mengangkat isu terkait mikroplastik sebagai bencana ekologis yang menjadi salah satu penyebab perubahan iklim,” tuturnya.

Ia berharap agar timnya dapat mengerjakan dan melewati tahapan perlombaan selanjutnya dengan baik.

“Semoga saya dan rekan-rekan tim dapat mengerjakan tugas di tahapan berikutnya dengan baik,” ujar Ana, sapaan akrabnya.

Di sisi lain, Kimberly Pingky Syalomita mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2021 menjelaskan tahapan selanjutnya yang akan tim mereka lalui.

“Untuk tahap selanjutnya tim kami akan memvisualisasikan hasil dari artikel kami ke dalam bentuk audio visual berupa video ataupun animasi dan hasil dari audio visual artikel kami juga akan diunggah di YouTube,” jelasnya.

Lanjutnya, “Selain itu, kami juga harus mempersiapkan presentasi dengan media apa saja yang bisa kami gunakan agar presentasi dari tim kami dapat terlihat kreatif dan menarik bagi para penilai,” imbuh Kim.

Diketahui main event akan berlangsung pada 17-20 Mei. Adapun 5 tim yang lolos menjadi finalis dan memperebutkan juara 1, 2 hingga 3 ParJur yaitu :
1. Tim Endolita – Universitas Udayana
2. Tim Wave – Institut Teknologi Kalimantan
3. Tim Atala Cassia – Universitas Negeri Surabaya
4. Tim Kirana – Universitas Sam Ratulangi
5. Tim The Victorior – Universitas Diponegoro

Reporter : Ekleysia Werot 

  • Bagikan