Sosialisasi Mahasiswa Unsrat: Upaya Penguatan Kepercayaan Diri, Literasi Bahasa, dan Literasi Keuangan di SMP Negeri 1 Rainis

  • Bagikan

actadiurna.id – Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang tengah menjalani Program Karya Bakti Skala Besar di Kecamatan Rainis, Kabupaten Kepulauan Talaud, menggelar Sosialisasi Penguatan Kepercayaan Diri, Literasi Bahasa, dan Literasi Keuangan di SMP Negeri 1 Rainis, Jumat (31/07/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Mahasiswa Unsrat Berdampak untuk Masyarakat Rainis” ini terlaksana melalui inisiatif kolektif mahasiswa yang bekerja sama dengan pihak SMP Negeri 1 Rainis dan Pemerintah Desa Batupenga, dengan melibatkan siswa-siswi SMP Negeri 1 Rainis sebagai peserta.

Dalam sosialisasi tersebut, siswa-siswi mendapatkan tiga materi utama. Materi pertama mengangkat tema “Berani Berpendapat”, disusul materi English for Youth yang bertujuan mendorong minat siswa terhadap bahasa Inggris sejak dini. Selain itu, siswa kelas IX turut mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dasar.

Dalam wawancara melalui WhatsApp, kepala SMP Negeri 1 Rainis, Yumeidi Montoh, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif adik-adik mahasiswa. Kegiatan ini memberi warna tersendiri bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya penguasaan bahasa Inggris, dan diharapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa dalam menghadapi arus globalisasi ke depan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Desa Batupenga, Alprit Sasoloa, yang turut berperan sebagai mitra dalam pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.

“Kegiatan ini penting untuk menanamkan kesadaran siswa akan makna pendidikan sebagai bekal mencapai cita-cita. Pemerintah desa berkomitmen memfasilitasi dan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar setiap program pengabdian mahasiswa dapat berjalan optimal,” katanya.

Sementara itu, koordinator kegiatan dari pihak mahasiswa, Gabriel Mayampoh, menjelaskan bahwa sosialisasi ini lahir dari harapan besar mahasiswa untuk membekali siswa dengan keterampilan yang relevan bagi masa depan mereka.

“Kami selaku mahasiswa berharap dapat memberikan ilmu agar adik-adik berani berbicara, mampu berbahasa Inggris, serta dapat mengatur keuangan dengan baik dan benar. Besar harapan kami agar adik-adik yang berada di tapal batas negeri paling utara ini tidak kalah dalam keberanian berbicara di depan umum, berbahasa Inggris, maupun mengelola keuangan dengan baik,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang aktif mengikuti setiap sesi materi. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa Unsrat berharap dapat meninggalkan bekal yang bermanfaat, tidak hanya berupa ilmu, tetapi juga semangat untuk berani bersuara, percaya diri menggunakan bahasa asing, serta bijak mengelola keuangan sejak dini.

Reporter: Dimas Palandeng

  • Bagikan