actadiurna.id – Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar debat pasangan calon (paslon) Ketua dan Wakil Ketua HIMAKOM periode 2025-2026 di Aula Fisip Unsrat Selasa, (10/06/25).
Ketua KPUM Himakom Princess, menyatakan meski dengan waktu penyelenggaraan yang singkat, KPUM Himakom telah menyiapkan strategi untuk tingkatkan partisipasi mahasiswa lewat sosialisasi intensif melalui media sosial dan grup angkatan, kolaborasi dengan dosen, serta sistem pemilihan mudah akses plus layanan helpdesk.
“Pertama sosialisasi intensif dengan memanfaatkan media sosial, grup angkatan, untuk menyebarkan informasi pemira secara cepat dan menarik, dengan konten visual dan komunikatif, yang kedua kami berkolaborasi dengan Dosen untuk sosialisasi Pemilihan raya (PEMIRA) Himakom 2025, dan yang ketiga kami membuat sistem pemilihan yang mudah diakses dan mudah dimengerti, serta bantuan cepat agar proses pemilihan berjalan lancar,” tegas Princess.
Dalam debat, kedua pasangan calon telah memaparkan visi-misi untuk kemajuan Program Studi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Perpustakaan. Claudya Kakerissa, salah satu mahasiswa yang menghadiri debat menilai kedua pasangan telah memberikan jaminan sebagai calon pemimpin yang baik.
“Visi dan misi dari kedua belah calon memberi jaminan kepada kita dan meningkatkan rasa kepercayaan kita bahwa siapapun yang terpilih adalah pemimpin yang terbaik untuk himpunan mahasiswa ilmu komunikasi,” ujar mahasiswa ilmu komunikasi angkatan 23 itu.
Adapun Jeremia Kimbal, mahasiswa ilmu komunikasi angkatan 22 menekankan pentingnya implementasi nyata visi-misi bukan sekedar argumen semata.
“Semua visi dan misi tidak hanya disampaikan saat debat tetapi juga bisa di implementasikan dalam kehidupan ketika sudah terpilih nanti,” ujarnya.
Claudya dan Jeremia pun sepakat agar mahasiswa Ilkom (ilmu komunikasi) dapat memilih pemimpin berdasarkan hati nurani dan bukan ikut-ikutan atau FOMO. Jadilah mahasiswa aktif yang menentukan pilihan berdasarkan visi dan misi, serta keaktifan di kampus baik dalam organisasi maupun akademik.
“Pilihlah pemimpin yang bisa membawa perubahan, ini bukan tentang melanjutkan tongkat estafet tapi ini tentang membawa perubahan dan memperbaiki!” Pesan Claudya.
Diketahui kegiatan ini mengundang Joanne Pingkan M Tangkudung M,Si Selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilkom Fisip Unsrat, Dr. Grace Waleleng S.Sos, M.Si selaku Ketua Jurusan Ilkom Fisip Unsrat, Runtuwene S.S, M.Hum, selaku Ketua Jurusan Ilmu perpustakaan Fisip Unsrat. dan Stefi Helistina Harilama S.Sos, M.I.Kom, Selaku Sekretaris Jurusan Ilkom Fisip Unsrat sebagai panelis.
Reporter: Dimas Palandeng
Redaktur: Pauline Sigar




