actadiurna.id – Anak muda menggunakan media sosial untuk mengekspresikan diri. Namun, apakah kita menunjukkan diri yang sebenarnya, atau hanya sosok yang ingin dilihat oleh orang banyak?
Persaingan adalah bagian dari kehidupan manusia. Namun, mengubah media sosial menjadi sebuah permainan yang pemenangnya ditentukan oleh jumlah suka dan komentar memberikan dampak negatif terhadap harga diri anak muda. Media sosial menjadi alat yang digunakan untuk mengukur nilai diri. Pada akhirnya, media sosial terasa menjadi tempat untuk berlomba-lomba menjadi sempurna.
Media sosial pada umumnya merupakan hal yang bermanfaat dan dapat membantu kita untuk berkoneksi secara luas. Masalahnya terletak pada cara kita menafsirkan penilaian orang lain dan cara kita menggunakannya. Jangan biarkan diri kita didefinisikan oleh apa yang orang lain pikirkan.
Pada akhirnya, tidak semua kebahagiaan harus dipamerkan, tidak semua pencapaian membutuhkan pengakuan, dan tidak semua hal berharga harus terlihat oleh dunia. Media sosial boleh menjadi tempat kita memperkenalkan diri, tetapi jangan sampai layar menjadi penentu siapa diri kita. Sebab, ketika perhatian dunia beralih dari layar: masihkah kita mengenali diri kita yang tersisa?
Oleh: Tania Lolowang
