Aksi Maperta Unsrat Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir

  • Bagikan

actadiurna.id- Dalam momen yang tidak direncanakan, sejumlah mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menunjukkan kepedulian sosial mereka dengan turun langsung membantu korban banjir yang melanda salah satu wilayah di Manado, Jumat (02/05/2025).

Aksi ini dipimpin langsung  oleh Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Faperta, Jastin Anlo. Menurut Jastin, kegiatan ini bukanlah bagian dari program kerja BPM. Namun, informasi mengenai seorang mahasiswa Faperta yang terdampak banjir menjadi pemicu inisiatif dari sejumlah pengurus untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Awalnya kami hanya ingin melihat situasi rumah salah satu rekan yang terkena banjir. Tapi di lokasi, kami melihat sebuah sekolah yang turut terdampak cukup parah, bahkan terendam lumpur. Kebetulan rumah rekan kami berada tepat di depan sekolah tersebut,” ujar Jastin.

Melihat kondisi tersebut, dan dibarengi dengan kehadiran tim Pemadam Kebakaran yang sedang membersihkan ruangan sekolah, para mahasiswa pun secara spontan ikut membantu membersihkan halaman sekolah dan beberapa rumah warga di sekitar.

Tanpa disadari, kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

“Kami juga melihat semangat luar biasa dari para guru yang membersihkan ruang kelas mereka. Ini menjadi dorongan moral bagi kami untuk ikut serta. Dalam momen ini, kami juga berharap pemerintah dapat mengevaluasi lokasi-lokasi lembaga pendidikan, terutama yang berada di zona rawan bencana,” tambahnya.

Jastin juga menegaskan bahwa menghadapi bencana bukan hanya soal keahlian akademis atau disiplin ilmu.

“Bencana alam adalah tanggung jawab bersama. Siapa pun kita, selama kita hidup di bumi ini, sudah seharusnya kita saling menolong,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh mahasiswa, khususnya Mahasiswa Pertanian (Maperta), untuk terus mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Berbanggalah menjadi mahasiswa, bukan hanya karena duduk di bangku kuliah, tapi karena mampu memberi makna dan aksi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Reporter:Kreysita Abast

Redaktur:Nadia Morasa

  • Bagikan
Exit mobile version