actadiurna.id – Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar kuliah umum bertema Green Democracy di Auditorium Unsrat, Rabu (08/04/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin, sebagai narasumber utama.
Ia menekankan pentingnya konsep Green Democracy di tengah meningkatnya kerusakan ekologis di berbagai daerah. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak dari praktik dan kebijakan masa lalu yang kurang tepat.
“Green Democracy sangat penting karena kerusakan ekologis terjadi di berbagai tempat sebagai akibat dari praktik dan kebijakan masa lalu yang kurang tepat. Ke depan, hal tersebut tidak boleh terulang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman demokrasi di kalangan mahasiswa. Menurutnya, demokrasi memiliki peran besar dalam menentukan arah bangsa.
“Saya berharap mahasiswa melek demokrasi karena demokrasi menentukan arah bangsa. Oleh karena itu, pengetahuan dasar demokrasi wajib dimiliki oleh mahasiswa maupun seluruh warga negara,” tambahnya.
Selain itu, ia menyebut mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agent of change, tetapi juga sebagai penentu masa depan bangsa.
“Mahasiswa harus selalu menjadi agent of change. Namun, lebih dari itu, mahasiswa adalah pihak yang turut menentukan masa depan, bukan sekadar menunggu generasi berikutnya,” tegasnya.
Diketahui kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan oleh Ketua DPD RI, didampingi wakil ketua dan anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Utara, serta dihadiri Rektor Unsrat dan Dekan FISIP Unsrat.
Reporter: Kreysita Abast
Redaktur: Via Ramadhani




