actadiurna.id – Jurusan Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Seminar Nasional dan Diseminasi Hasil Penelitian 2025 bertema “Komunikasi Beretika dan Budaya Kearifan Lokal di Era Digital” di Aula Dekanat FISIP, Jumat (17/10/2025).
Ketua Jurusan Ilkom, Dr. Grace Waleleng, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa tema tersebut relevan dengan masyarakat yang kini semakin terhubung secara digital.
“Kami memilih tema ini karena sesuai dengan konteks zaman yang serba digital. Tema ini juga sejalan dengan visi dan misi Unsrat, FISIP, dan Ilkom yang menekankan nilai budaya SitouTimou Tumou Tou. Sebagai jurusan komunikasi, kami ingin menegaskan pentingnya etika dalam berkomunikasi di ruang digital,” ujar Grace.
Grace menekankan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari Generasi Z perlu memahami etika bermedia, mengingat mereka merupakan pengguna internet terbanyak saat ini.
“Mahasiswa tidak terlepas dari kehidupan berinternet. Generasi Z adalah pengguna internet terbanyak, sekitar 25 persen. Karena itu, ketika mereka terjun ke masyarakat, praktik etika berkomunikasi harus diterapkan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diseminasi hasil penelitian dosen Ilkom tahun 2025. Grace berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar hasil riset dosen dapat diketahui dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
“Penelitian perlu dipresentasikan, baik kepada dosen, mahasiswa, maupun masyarakat agar hasilnya benar-benar memberi manfaat. Karena itu, kami juga menghadirkan mahasiswa mata kuliah Metodologi Penelitian dan Seminar Komunikasi untuk belajar mempresentasikan hasil riset secara ilmiah,” ujarnya.
Salah satu peserta, Rebecca Rumbay, mengaku mendapat pengalaman berharga usai mengikuti seminar.
“Kegiatannya menyenangkan karena membahas tema tentang perempuan dan budaya. Saya tertarik dengan topik itu, jadi seminar ini cukup berkesan bagi saya,” ujar Rebecca.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Ilkom FISIP Unsrat sebagai ruang akademik yang aktif memajukan riset komunikasi sekaligus menumbuhkan kesadaran etika digital di kalangan mahasiswa.
Reporter: Alexa Rudy
Redaktur: Via Ramadhani




