actadiurna.id – Sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Administrasi Bisnis Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengeluhkan ketidakjelasan pelaksanaan magang bagi mahasiswa angkatan 2023.
Salah satu mahasiswa yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan mahasiswa sebelumnya telah menanyakan pengontrakan magang dan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) kepada Ketua Prodi Administrasi Bisnis.
“Sebagian besar angkatan kami bertanya kepada beliau dan mendapat jawaban yang sama bahwa kami disarankan mengontrak magang saja,” ujarnya.
Mahasiswa kemudian mengikuti arahan tersebut. Namun, hingga semester enam hampir berakhir, magang belum juga terlaksana. Perkembangan pelaksanaannya pun kembali ditanyakan kepada Ketua Prodi.
“Sampai sekarang kami bertanya mengenai magang kepada Nci. Nci bilang silakan tanya ke WD I. Terus, pas tanya ke WD I, WD I arahkan tanya ke kaprodi,” tuturnya.
Kondisi tersebut, menurutnya, membuat mahasiswa kesulitan memperoleh kepastian mengenai pelaksanaan magang.
Mahasiswa lain menyebut magang sebelumnya diinformasikan akan berlangsung pada semester enam. Namun, hingga semester tersebut hampir berakhir, pelaksanaannya belum terealisasi.
“Sudah mau selesai semester enam ini, magang belum terealisasikan. Informasi yang diberikan masih belum pasti,” katanya.
Menurutnya, ketidakjelasan tersebut turut berdampak pada IPS dan IPK mahasiswa yang telah mengontrak magang.
“Yang membuat seluruh mahasiswa angkatan 2023 yang mengontrak magang itu rugi, dalam hal ini IPS mereka dan berdampak juga pada IPK mereka,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan mahasiswa lainnya. Mereka berharap persoalan magang dapat diselesaikan secara jelas dan terbuka serta memberikan kepastian bagi mahasiswa angkatan 2023.
Reporter: Kreysita Abast
Redaktur: Via Ramadhani




