actadiurna.id – Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Dr. Donald Monintja, S.Sos., M.Si., memberikan klarifikasi terkait polemik pengenalan organisasi Cipayung dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis (13/8/2026).
Monintja menegaskan, pengenalan organisasi eksternal yang dilakukan lebih awal bukan berarti organisasi tersebut menjadi prioritas dibandingkan organisasi mahasiswa internal. Menurutnya, penempatan tersebut merupakan persoalan teknis dalam pengaturan waktu.
“Itu cuma teknis, bukan soal prioritas,” kata Monintja.
Ia menjelaskan, organisasi eksternal mendapat waktu yang lebih terbatas sehingga pengenalannya ditempatkan lebih awal. Sementara itu, pengenalan organisasi mahasiswa internal disiapkan dalam waktu khusus agar dapat disampaikan dengan lebih leluasa.
“Kalau untuk internal disiapkan khusus untuk waktunya. Itu urgensinya,” ujarnya.
Monintja menyebut organisasi mahasiswa internal tetap menjadi prioritas dalam bidang kemahasiswaan. Namun, keberadaan organisasi eksternal juga dinilai tidak terlepas dari proses pembinaan kemahasiswaan di lingkungan kampus.
“Jadi soal manakah lebih penting, lebih penting internal. Hanya saja bagian dari proses kemahasiswaan itu juga tak lepas dari eksternal,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan, susunan kegiatan PKKMB menyesuaikan kondisi di lapangan, termasuk agenda menunggu kedatangan Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Unsrat. Penempatan kegiatan, baik di ruang yang telah ditentukan maupun di lantai lima, disesuaikan dengan situasi saat itu.
“Kalau untuk ormawa itu bisa dijadwalkan besok,” katanya.
Monintja meminta persoalan tersebut tidak diarahkan menjadi pertentangan antara organisasi internal dan eksternal. Ia menegaskan, pengenalan organisasi eksternal bukan bentuk pengutamaan terhadap organisasi tersebut.
“Jangan dibuat friksi bahwa eksternal lebih penting dari internal,” ujarnya.
Untuk memastikan pengenalan organisasi mahasiswa internal tetap mendapat ruang dalam rangkaian PKKMB, FISIP Unsrat akan menyiapkan waktu khusus pada agenda berikutnya. Monintja menyebut pengenalan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan bidang kemahasiswaan dan alumni.
Oleh: Acta Diurna




