Arah Gerak Rektorat

  • Bagikan

actadiurna.id – Ke mana arah gerak Rektorat Unsrat hari ini? Banyak mahasiswa bertanya-tanya, apa yang sedang terjadi di atas? Apakah ada deal-dealan politik? Apakah ada intervensi dari kementerian pusat?

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, diangkat Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor terbaru yang dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menggantikan rektor sebelumnya, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., yang secara administratif masih menjabat saat itu.

Pergantian kepemimpinan di tengah jalan tanpa menunggu masa jabatan rektor definitif sebelumnya tuntas selalu mengundang spekulasi liar dari mahasiswa Unsrat mengenai adanya kepentingan birokrasi, administratif, atau bahkan tarik-menarik kepentingan politik di lingkaran atas.

Intervensi Pusat vs. Otonomi Kampus

Penunjukan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., sebagai Plt. Rektor oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Surat Perintah Nomor 18922/M/KPT.KP/2026 menunjukkan adanya eskalasi penanganan langsung dari pusat.

Pertanyaannya, seberapa krusial masalah internal Unsrat hingga kementerian harus turun tangan langsung menempatkan pejabat eksternal untuk mengendalikan kampus?

Langkah ini dikhawatirkan dapat mencederai otonomi perguruan tinggi jika tidak dijelaskan secara transparan kepada publik kampus.

Harus Ada Transparansi Alasan Pemberhentian

Hingga kini, alasan di balik pemberhentian Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., sebelum masa jabatannya berakhir masih diselimuti kabut abu-abu.

Ketika institusi pendidikan tinggi bersikap tertutup atas alasan administratif-politis di balik pergantian pimpinan, narasi negatif dan kecurigaan tentang “deal-dealan elite” atau pelanggaran birokrasi akan terus berembus kencang di kalangan mahasiswa. Keterbukaan informasi adalah kunci utama untuk meredam kegaduhan ini.

Kami, mahasiswa, tidak boleh hanya menjadi penonton yang apatis. Pertanyaannya, mau dibawa ke mana arah gerak Rektorat? Mau dibawa ke mana arah gerak Unsrat? Kami hanya membutuhkan kejelasan.

Atas nama BPM FISIP, mewakili suara mahasiswa FISIP.

Oleh: Semmy Sembor, Ketua BPM FISIP Unsrat

  • Bagikan