Ketua Baru PMHU Sulut: Mengasah Kritis dan Memperkuat Identitas Kedaerahan

  • Bagikan

actadiurna.id — Varlen Mangeteke resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Halmahera Utara (PMHU) periode 2025–2026 dalam Musyawarah Besar ke-15 yang berlangsung di Asrama Fugogoru, Halmahera Tengah, pada sabtu (15/11/2025) hingga Minggu (16/11/2025).

Sebagai ketua terpilih, Varlen menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah untuk membaca persoalan lokal secara jernih dan kritis.

“Saya melihat PMHU sebagai ruang strategis bagi generasi muda untuk mengasah kapasitas berpikir, membangun solidaritas, dan memperkuat kesadaran sosial, agar kontribusi organisasi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat Halmahera Utara,” tegas valen dalam sambutannya.

Visi kepemimpinannya berpijak pada nilai-nilai budaya Hibualamo:

 

O’dora– saling kasih

O’hayangi– saling sayang

O’baliara– saling peduli

O’adili– keadilan

O’diai– kebenaran

Dalam pandanganya sebagai fondasi moral dalam membentuk karakter pemuda Halmahera Utara.

“Organisasi yang kuat lahir dari ruang dialog kritis, tempat anggota belajar menafsirkan tantangan sosial dan budaya tanpa kehilangan akar identitas,” ujarnya.

Varlen menambahkan bahwa PMHU harus tampil sebagai laboratorium intelektual dan sosial yang melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, bertindak reflektif, dan mengembangkan kapasitas diri sambil menjaga nilai-nilai budaya.

Merujuk pemikiran Paulo Freire dalam Pendidikan Kaum Tertindas, ia menilai bahwa perubahan hanya mungkin diwujudkan oleh manusia yang berani membaca realitas secara kritis dan tidak tunduk pada keadaan. Prinsip itu, katanya, relevan bagi generasi muda Halmahera Utara dalam menghadapi dinamika sosial hari ini.

“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi kemampuan menantang batas lama dan membuka ruang berpikir baru. Pemuda tidak boleh hanya mengikuti arus; mereka harus menentukan arah,” kata Varlen.

Dengan dorongan kesadaran kritis dan keberanian bertindak, Varlen optimistis pemuda Halmahera Utara mampu menjadikan identitas kedaerahan sebagai landasan untuk memetakan masa depan daerah yang adil, makmur, dan bermartabat.

Reporter : Dimas Palandeng

Redaktur : Nadia Morasa

 

  • Bagikan
Exit mobile version