actadiurna.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Kota Manado untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir pada sejumlah wilayah.
Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul potensi hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Utara meskipun sebagian daerah telah memasuki periode musim kemarau.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, beberapa kecamatan di Kota Manado berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan sedang. Kecamatan Mapanget diprakirakan mengalami hujan sedang, sementara wilayah Wenang, Tikala, Wanea, Malalayang, dan Paal Dua berpotensi diguyur hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 97 persen.
Selain hujan, BMKG juga memprakirakan potensi petir pada sejumlah wilayah di Kota Manado, terutama di Kecamatan Sario, Malalayang, dan Bunaken Kepulauan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk pengguna jalan, nelayan, dan pelaku usaha sektor pariwisata.
BMKG Sulawesi Utara dalam peringatan dini cuaca menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Utara. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi akibat berkurangnya jarak pandang saat hujan.
Kondisi ini menjadi perhatian khusus mengingat Manado merupakan pusat aktivitas pemerintahan, pendidikan, perdagangan, dan pariwisata di Sulawesi Utara. Perubahan cuaca yang terjadi secara cepat berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk saat aktivitas perkantoran dan sekolah berlangsung.
BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini dan tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi petir serta menjaga saluran air tetap berfungsi dengan baik.
Sementara itu, bagi nelayan dan operator wisata bahari, pemantauan cuaca secara berkala dinilai penting untuk menjaga keselamatan pelayaran dan aktivitas wisata laut. Manado yang memiliki kawasan wisata bahari unggulan seperti Bunaken sangat bergantung pada kondisi cuaca yang aman dan kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan mengenai dampak signifikan akibat kondisi cuaca di Kota Manado. Namun BMKG menegaskan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan mengingat perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu.
Oleh: Manchester Sompie
Sumber: BMKG Prakiraan Cuaca Kota Manado, BMKG Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Utara, BMKG Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan
