actadiurna.id – Kuliah Kerja Terpadu (KKT) 148 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Posko Tendeki menggelar Pelatihan dan Produksi Kelapa Lokal Menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) dan Strategi Pemasaran Modern di Balai Kelurahan Tendeki, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Senin (27/07/2026).
Pelatihan yang mengangkat tema “Pelatihan dan Produksi Kelapa Lokal Menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) dan Strategi Pemasaran Modern” ini terlaksana melalui kerja sama antara mahasiswa KKT Posko Tendeki dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Tendeki, dengan melibatkan anggota PKK sebagai peserta.
Dalam sambutannya, Ketua PKK Kelurahan Tendeki, Yolanda Tamaka, menyampaikan bahwa pengolahan kelapa menjadi VCO atau minyak kelapa murni mampu memberikan nilai tambah pada hasil pertanian masyarakat. Menurutnya, VCO tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan, perawatan kecantikan, hingga berpotensi sebagai alternatif pengobatan alami.
“Pelatihan produksi kelapa lokal ini bukan hanya berguna untuk memasak, tetapi juga bermanfaat untuk perawatan kecantikan dan dapat menjadi alternatif pengobatan yang luar biasa bagi ibu-ibu,” ujarnya.
Senada dengan itu, Koordinator Posko KKT Tendeki, Mosses Rompas, berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan kelapa menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Ia menilai potensi kelapa di Kelurahan Tendeki sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berharap melalui program ini, khususnya di Kelurahan Tendeki yang memiliki banyak petani dan penghasil kelapa, masyarakat tidak hanya memahami proses pembuatan serta manfaat VCO, tetapi juga mengetahui bagaimana produk ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kelurahan Tendeki,” katanya.
Pelatihan diikuti oleh 10 peserta dengan melibatkan satu orang sukarelawan yang mempraktikkan secara langsung proses pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO).
Oleh: Pauline Sigar
