actadiurna.id – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Kelvin Dayo, menegaskan sikap organisasi tersebut terhadap praktik perpeloncoan dalam pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Kelvin menyatakan BEM Unsrat akan mengambil sikap tegas apabila ditemukan adanya tindakan yang mengarah pada perpeloncoan selama kegiatan PKKMB berlangsung.
“Kalau ada praktik perpeloncoan, kita sebagai BEM Unsrat akan sikat. Hal itu harus disikapi secara tegas karena kita harus menjunjung tinggi nilai dan hak-hak asasi manusia,” tegasnya.
Menurutnya, pelaksanaan PKKMB harus menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus tanpa adanya tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Sikap tersebut disampaikan Kelvin usai pelantikan pengurus BEM Unsrat periode 2026/2027 di Aula B Rektorat Unsrat, Kamis (23/07/2026).
Reporter: Kerenia Paoki
Redaktur: Via Ramadhani
