Bukan Cuma Imbauan, Dekan FISIP Unsrat Wajibkan Mahasiswa Berorganisasi

  • Bagikan

actadiurna.id – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) diwajibkan aktif dalam organisasi kemahasiswaan.

Hal itu ditegaskan Dekan FISIP Unsrat, Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si., saat menjadi narasumber dalam podcast Pers Mahasiswa Acta Diurna di Ruang Dekan, Jumat (18/9/2026).

“Saya tidak menggunakan bahasa perlu, tetapi saya mewajibkan. Mewajibkan mahasiswa karena ada mata kuliah tertentu yang memang mewajibkan mahasiswa harus ada portofolionya, kegiatan-kegiatan organisasi kemahasiswaan sebagai syarat kelulusan,” ujar Liando.

Menurut Liando, organisasi juga menjadi tempat mahasiswa FISIP belajar menjadi pemimpin. Ia mengatakan ilmu sosial dan politik tidak lepas dari kepemimpinan.

“Ilmu kita itu politik dan sosial, politik itu kan identik dengan leadership. Artinya, politik adalah sesuatu yang diperjuangkan menjadi sebuah kebijakan, dan kita tidak akan mencapai itu kalau posisi kepemimpinan tidak kita raih. Jadi itu yang harus saya kedepankan, mahasiswa FISIP harus jadi leader, harus jadi pemimpin,” tegasnya.

Liando juga mengaku mendapat banyak manfaat dari keterlibatannya dalam organisasi selama menjadi mahasiswa.

“Manfaat yang saya dapatkan di organisasi adalah bagaimana saya mengenal banyak orang, dikenal banyak orang, kemudian diberi kesempatan, diberi panggung, serta dilatih mental. Justru di sinilah mental, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan dibentuk,” tuturnya.

Pengalaman berorganisasi, lanjut Liando, juga penting untuk membangun personal branding. Menurutnya, kemampuan akademik saja tidak cukup jika mahasiswa tidak mampu menunjukkan kapasitas dan kelebihannya.

“Sepintar-pintarnya kita, secerdas-cerdasnya kita, kalau orang tidak tahu siapa kita, apa branding kita, apa kemampuan kita, dan apa kelebihan kita dari orang lain, kita tidak bisa bersaing ke luar,” jelasnya.

Liando berharap mahasiswa FISIP tidak hanya menjadi katak dalam tempurung. Ia mendorong mahasiswa aktif berinteraksi dengan masyarakat, kelompok, dan berbagai komunitas untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring sosial.

Oleh: Via Ramadhani

  • Bagikan
Exit mobile version